Polsek Tebet Gelar Operasi Cipta Kondisi, Antisipasi Begal, Curanmor dan Peredaran Narkoba
kitajakarta•
Jakarta Selatan – Polsek Tebet melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 WIB. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali, Iptu Joko Mulyono, S.H., dan diikuti 10 personel Polsek Tebet.
Dalam arahannya, Iptu Joko Mulyono menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan. Personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi begal, curanmor, peredaran narkoba, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Personel juga diarahkan untuk memberikan imbauan secara humanis kepada kelompok remaja atau pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.
Usai apel, personel melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah lokasi, di antaranya Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara hingga Jl. Dr. Sahardjo.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada masyarakat serta kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan. Selain itu, petugas menemukan satu unit sepeda motor yang tidak menggunakan nomor pelat kendaraan dan memberikan teguran serta imbauan agar segera melengkapi kendaraan dengan nomor pelat sesuai ketentuan.
Kegiatan patroli dan pemeriksaan berlangsung dengan aman dan kondusif. Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan di wilayah Kecamatan Tebet terpantau kondusif.
Polsek Tebet akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pencegahan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan.